Penyebab dan Cara Menyamarkan Kerutan di Wajah

0
279

kerutanWajah yang cantik merupakan dambaan setiap orang. Wajah selalu menjadi hal pertama yang diperhatikan orang dan mungkin merupakan satu-satunya dasar penilaian dan memberi kesan yang tak terlupakan. Karena mata adalah cermin Jiwa, wajah merupakan pantulan dan tolok ukur kecantikan, kesehatan dan kebahagian seluruh tubuh. Kalau ada sesuatu yang salah dalam diri seseorang, itu akan terlihat di wajahnya.

Wajah yang murung menggambarkan adanya gejolak batin atau masalah. Tidak seperti bagian tubuh yang lain, wajah tidak dapat disembunyikan, karenanya wajah selalu terbuka untuk dianalisa, dinilai dan diamati dengan cermat. Karena alasan inilah, pencarian program perawatan wajah dan kecantikan yang efektif terus berlangsung.

Jenis Kerut Wajah

Ada dua jenis utama kerut wajah: kerutan dinamis dan kerutan statis. Kerutan dinamis adalah kerutan wajah yang dihasilkan oleh gerakan berulang-ulang sekelompok kecil otot sehingga menimbulkan ekspresi wajah tertentu. Kerut karena gerakan aktif wajah.
Kerutan statis pada sisi lain merupakan kerutan tetap yang nampak nyata baik seseorang membuat ekspresi wajah ataupun tidak. Kerutan ini bisa dangkal bisa dalam. Kerutan bisa kecil, sedang ataupun lebar. Kerut wajah bisa muncul di bagian wajah mana saja. Kerutan kecil mula-mula muncul di sisi luar mata (cakar gagak atau kerut samping mata), di bawah mata, dan di seputar mulut. Kerutan lebar bisa muncul di dahi, di antara dua alis, di pipi atau di samping hidung dan mulut. Tempat lain termasuk di sekeliling bibir, batang hidung, di dekat telinga, diseputar dagu dan di sudut rahang.

Orang yang terus-menerus khawatir akan memiliki kerutan horisontal di dahinya. Orang yang terus menerus marah atau terus merengut akan memiliki kerutan vertikal di antara kedua alisnya. Juga, orang yang penuh semangat bisa punya kerutan vertikal di antara kedua alisnya. Orang yang tidak bahagia dan sedih akan menunjukkan adanya garis wajah yang melengkung dan menurun serta kerut di samping mata dan mulut.

Penyebab Kerutan Wajah

Ada tiga faktor umum penyebab timbulnya kerut dan garis-garis di wajah, usia lanjut, faktor stress dan pengalaman psikologis yang menyakitkan. Usia lanjut merupakan faktor alami yang menyebabkan kerutan. Faktor energi stress dan pengalaman psikologis yang menyakitkan merupakan penyebab utama timbulnya kerut wajah, garis dan lipatan ketika peristiwa psikologis yang negatif itu tersimpan dan tertanam di daerah wajah.
Usia lanjut
Usia lanjut menampilkan perubahan yang nyata dalam bentuk garis-garis wajah dan kerutan. Usia lanjut bisa jadi merupakan diagnosa pasti yang kita berikan ketika kita mengamati diri kita sendiri di cermin, semua yang nampak muda hilang dan mulai muncul kerut di wajah. Garis-garis wajah dan kerut ini bertambah seiring dengan bertambahnya usia dan bisa mengesankan ciri positif maupun negatif pada seseorang.

Kesan positif dari garis wajah dan kerut bisa memberi tekanan pada nilai-nilai positif seperti percaya diri, martabat, karakter, ketetapan hati dan pengalaman hidup. Garis-garis wajah juga bisa mengekspresikan sifat-sifat buruk seperti kesedihan, kemarahan, kegelisahan, agresivitas, dan kelelahan. Stigma lanjut usia dan penampilan kadang-kadang bisa mempengaruhi keadaan mental, kepercayaan diri dan mutu hidup seseorang.

Energi Stress

Wawancara yang cukup banyak dilakukan pada sejumlah subyek yang menjalani Pengencangan Wajah dengan Prana MCKS mengesankan bahwa mereka kebanyakan menderita stress. Maka, menghancurkan dan menghilangkan energi stress melalui Pengencangan Wajah dengan Prana diharapkan akan mengurangi kerutan dan pada sebagian besar subyek bahkan menghilangkannya.

Pengalaman Psikologis Menyakitkan
Sepengetahuan kami, tidak ada tulisan ilmiah melaporkan munculnya kerut wajah yang disebabkan oleh pengalaman psikologis yang menyakitkan. Ketika GrandMaster Choa Kok Sui melakukan perawatan Penyembuhan Prana pada wajah beberapa orang murid, dengan takjub para murid mulai nampak lebih muda kerut di wajahnya menghilang serta secara keseluruhan wajahnya nampak rileks. Pada saat yang sama, murid-murid ini juga mengatakan bahwa stress serta pengalaman mereka yang menyakitkan hilang.

Sejumlah wawancara pada subyek-subyek yang berbeda menyatakan bahwa ketika seseorang kehilangan orang yang dikasihinya seperti misalnya pasangan, orang tua, anak atau orang yang sangat dekat, roman wajah mereka berubah, juga ketika mereka mengutarakan rasa sakit hati, kemarahan atau kesedihannya. Orang yang kehilangan pekerjaan atau tempat tinggal juga menunjukkan adanya kerut di wajah mereka. Pada kenyataannya, kebanyakan orang dapat menggambarkan secara spesifik timbulnya garis-garis wajah atau kerutan yang menyertai pengalaman psikologis yang menyakitkan itu. Hanya dengan mengenang peristiwa psiko-emosional yang menyakitkan dalam kehidupan kamu saja, kerut wajah sudah timbul. Kamu akan merasa heran karena sepertinya itu muncul secara tidak disengaja.

 

CARA MENCEGAH KERUTAN DI WAJAH

  1. Untuk mencegah kerutan di wajah kita bisa melakukan sebuah trik sederhana, yaitu dengan mengatur posisi tidur. Ada penelitian yang mengatakan, bahwa pengaruh gravitasi terhadap kulit wajah cukup besar. Dan setiap harinya kulit kita menghadapi hal ini. Tapi pada malam hari ketika kita istirahat, kulit pada tubuh kita melawan gravitasi ini. Untuk memaksimalkannya, lebih baik apabila seseorang tidur dengan posisi terlentang.
  2. Yang paling utama dalam mengatasi kerutan di wajah adalah, tetaplah ceria dan perbanyak tertawa. Hal ini sangat terbukti melawan proses penuaan.
  3. Wajah Tanpa Kerutan Dengan Senam. Senam yang dimaksud disini tentunya senam dengan gerakan-gerakan ringan di sekitar area wajah.

(ksks)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here