Etika Saat Flirtext

0
421

woman-textingKomunikasi lewat pesan teks (chat atau SMS) jadi andalan untuk mengurangi rasa gugup saat mau bicara dengan gebetan atau cowok yang baru dikenal. Tapi, hindari mengirim pesan teks sesukanya. Bukan dilarang jadi diri sendiri, tapi menurut Debta Goldsten dan Olivia Baiuszewicz dalam bukunya Flirtexting: How to Text Your Way to His Heart, mengirim pesan sambil mematuhi ‘aturan’ berikut membantu memberikan kesan baik di mata si dia, tuh. 

Ungkap langsung
Bilang “SMS/whatsapp” saya, ketika memberikan nomor kamu pada kenalan cowok baru, bukan menyuruhnya menelepon. Suruhan telepon membuat si dia ilfeel. Mulailah dengan pesan teks.

Jangan sok singkat atau misterius
Seperti mengirim pesan cuma kata “Hi”—meski kamu memang sedang memikirkannya. Pesan teks seperti ini terlalu singkat dan tidak akan memberikan hasil apapun dari perkenalan tadi.

Waktu yang pas
Begitu si dia mengirimkan pesan, langsung balas dalam waktu maksimal 24 jam. Apabila lebih dari 24 jam, bisa diartikan kamu nggak tertarik padanya.

Ajak langsung
Boleh saja mengajak kencan pakai pesan teks, tapi, jangan memaksa. Kencannya juga yang santai saja. Seperti, “Tampaknya Kamis ini saya akan pulang cepat.Mau ngopi bareng?”

Paham maknanya
Jangan naïf. Kalau si dia hanya mengirim pesan setelah pukul 22.00 tandanya tidak tertarik berkencan denganmu dan tidak serius menjalani hubungan. Respond at your own risk!

Balas teleponnya
Kalau si dia menelepon dan kamu menyukainya, pasti kamu harus menelepon kembali. Mengirimkan pesan tulisan malah menandakan kalau kamu tidak tertarik padanya.

Hindari menyingkat kalimat
Kalau sesekali, sih, boleh saja, alias jangan berlebihan. Kalimat seperti “WYAGD” (Wishing you a good day) dan “LOL” yang sering lebih baik digunakan untuk percakapan dengan keponakan abg kamu atau BFF, bukan PBF (potential boyfriend).

Main ‘bersih’
Jangan kirim pesan seksi sebelum benar-benar resmi berpacaran. Bisa-bisa, pesanmu malah diperlihatkan di antara teman-teman cowok si dia yang lain dan jadi bahan olok-olok.

Tahu etika
Setelah dapat kesempatan berkencan dengan si dia, kirim pesan ucapan terima kasih setelahnya. Meskipun kencannya tidak cukup mengesankan, tetap ucapkan terima kasih sebagai tanda kamu tahu etika. Sebaliknya, bila kencannya sangat mengesankan, sempatkan menelepon si dia esoknya. *

(S)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here