Cara Bedakan Cinta dan Nyaman Saat Mengalami Kontroversi Hati

0
386

7-keajaiban-jatuh-cintaSeseorang yang mengalami kontroversi hati atau berada di antara dua pilihan biasanya tidak bisa berpikir secara objektif. Dia tak bisa membedakan mana cinta atau nyaman saja. Cinta dan nyaman seharusnya menjadi komponen bersama dalam sebuah hubungan. Tapi ketika kamu berada di antara dua pilihan akan sulit membedakannya.

Psikolog klinis dewasa, Liza Marielly Djaprie, M.Si,Psi,SC, menuturkan, seseorang yang merasa nyaman dengan orang lain belum tentu cinta, begitu juga sebaliknya. Untuk menentukan pilihan yang tepat, carilah seseorang yang memang kamu cintai bukan hanya nyaman karena jika suatu saat ada orang baru yang memberikan kenyamanan lebih baik, kamu akan berpaling darinya. Cara membedakan antara cinta dan nyaman bisa dilihat melalui fokus kamu terhadap orang tersebut.

“Kalau nyaman itu lebih fokus sama dirinya sendiri, selama dia bisa menemukan orang yang membuat dia nyaman, baik banget, melayani dia, bantuin dia, memberikan dia barang-barang ya, sudah semua oke saja. Kalau cinta lebih melihat ke orang lain, ya gua cinta, bisa terima dia apa adanya, iya sih orang ini pemarah, cuek, nggak romantis, nggak manjain gua, tapi gua cinta dia, jadi fokusnya saja yang berbeda,” tutur Liza.

Psikolog 36 tahun itu menyarankan agar kamu sebaiknya ambil waktu sendiri dulu untuk berpikir. Tanyakan kepada diri sendiri sebenarnya hanya mencari kenyamanan, cinta, atau keduanya. Menurutnya, hubungan yang baik seharusnya dilandasi oleh rasa nyaman dan cinta. Akan tetapi, kalau hubungan asmara melibatkan tiga orang sulit membangun cinta dan nyaman secara bersamaan.

Maka dari itu, segera memilih agar tidak terlalu lama mengalami kontroversi hati, entah pilih salah satu atau tidak keduanya. Yakinkan perasaan kamu untuk menentukan pilihan. Jika memang ingin memilih salah satu, pilih pria yang memiliki penyesuaian lebih sedikit. Misalnya saja pria yang satu jarang memberikan hadiah tapi kamu merasa tidak masalah. Mungkin pria satunya sering memberikan hadiah tapi sedikit kasar sedangkan kamu merupakan wanita yang tidak bisa diperlakukan seperti itu. Pilih pria yang masih bisa kamu toleransi kekurangannya.

“Pada akhirnya kita akan hidup di dunia di mana kita hanya bisa berkomitmen dengan satu orang. Segeralah memilih dengan besar hati dan menjalankan komitmen dari keputusan tersebut,” ujar psikolog lulusan Universitas Indonesia itu mengakhiri pembicaraan.

(aln/kik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here