Adik Suka Membangkang, Saya Harus Bagaimana?

0
552

Pertanyaan Kamu :

Saya perempuan usia 19 tahun. Saya mungkin bermasalah dengan emosi saya. Saya memiliki adik umur 10 tahun yang sulit diatur dan cenderung pembangkang, adik saya sempat 3 bulan tidak mau sekolah dan sempat melukai temannya. Namun, alhamdulillah setahun belakangan dia sudah mau masuk sekolah, tapi tetap saja ada pelajaran yg tidak mau dia ikuti dan di rumah juga tidak mau belajar atau mandi, dan banyak hal lagi yg diluar kebiasaan anak-anak pada umumnya.

Dari kecil ibu saya memang sangat memanjakan dia dan selalu membelanya, beranjak umur 10 tahun ini karena sikap adik saya dan ada masalah internal lain emosi ibu saya pun cepat naik. Kami berpikir kondisi adik saya itu akibat jauh dari ayahnya (ayah saya bekerja diluar kota dan pulang seminggu sekali, ayah saya juga cenderung tempramen terutama sekitar 5 tahun belakangan sejak beliau selingkuh).

Saya jujur saya sering terpancing emosi kalau adik saya sudah “kumat” saya bingung adik saya dihalusin membangkang di kasari juga membangkang, ibu saya selalu saja membelanya dengan alasan psikologisnya atau jangan begini jangan begitu.

Kalau saya marahi dia ibu saya balik memarahi saya, kalau saya beri nasihat halus dan saya sita mainannya dia nangis dan marah, nanti saya juga dimarahi ibu saya. Seringnya malah saya bertengkar dengan ibu saya.

Saya harus bagaimana? Capek hati saya, mau tidak peduli kesal juga melihatnya, mau peduli dia tidak mau diatur. Tolong sarannya ya dis…

(Diana – Jakarta)

 

Jawaban Gadis :

Halo Diana, setelah membaca unek-unek kamu, sepertinya adiknya sudah mengalami kejadian yang kurang menyenangkan/buruk yang berhubungan dengan emosi dari sejak kecil ya,.. Melihat perilakunya susah diatur ini berarti pengalaman buruk yang dialaminya sudah melekat di memorinya bahkan di alam bawah sadarnya. Hal ini dapat dilihat dari emosi spontan yang timbul ketika adik kamu dimarahi.

Kunci utamanya adalah jangan lagi memarahi membentak atau melakukan sesuatu yang membangkitkan emosinya karena cara itu tidak akan pernah berhasil. Disaat adik sedang emosi cara terbaik adalah memeluknya bila memberontak, memeluknya dengan memberikan kasih sayang, bila tetap memberontak diberitahu dengan cara dan nada bicara yg halus..tetap lakukan hal seperti itu secara berulang dan jangan bosan, sampai adiknya melunak sikapnya.

Kenapa hal ini harus dilakukan? Karena sejak kecil adik kamu tidak merasakan kasih sayang tentang seutuhnya dari kedua orangtua, apalagi sosok ayah tidak mendampingi semasa kecilnya, sehingga figur ayah hanya dilihat dari sisi ibu. Sementara, ibu bersikap emosi juga dalam menangani anaknya. Selanjutnya, bila adik lebih tenang emosinya ajaklah berbicara dari hati ke hati, mungkin bisa dilakukan di luar rumah atau mencari suasanan yang lebih nyaman scara psikis, tanyak apa yg dia sukai, atau hal-hal yang ia harapkan dari keluarganya dan juga tanyakan apa yang tidak disukai dari keluarganya. Cobalah menggali lebih dalam keluhan perasaan dan emosinya sehingga kamu mengerti apa yg dirasakan oleh adik. Tetaplah menjadi orang terdekat dengannya, karena kamu lebih siap daripada ibu atau bapak. Setelah itu bicarakan permasalahan yang dialami adik ini secara terbuka kepada orangtua agar mereka mengetahui permasalahan ini.

Intinya adalah kasih sayang, peduli dan kesabaran. Hindari utk memarahi yang dapat memancing emosinya. Semoga jawaban ini bisa membantu ya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here